Debat Calon Presma & Wapresma Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIPOL Candradimuka

Civitas akademika STISIPOL Candradimuka Palembang gelar Debat Calon Presiden Mahasiswa (Presma) & Wakil Presiden Mahsiswa (Wapresma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIPOL Candradimuka. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian penting dari proses pemilihan umum mahasiswa, yang mengusung tema “Mewujudkan Kepemimpinan Mahasiswa Yang Inovatif, Demokratis, dan Berintegritas di STISIPOL Candradimuka”. Kegiatan ini dilakukan di Gedung F STISIPOL Candradimuka pada Jum’at, 12 desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Kemuning bapak Dr. Amiruddin Sandy, M.Si, sekaligus sebagai juri 1, kemudian  para jajaran Civitas akademika STISIPOL Candradimuka baik dari setiap kaprodi maupun staff yang lainnya, mahasiswa serta dewan juri yaitu, bapak Aydri Sailman Alfarizi, M.Sc selaku wakil ketua IV bidang perencanaan dan sarana prasarana sekaligus sebagai juri 2, bapak Muhammad Hidayatullah, Str,Log selagu staff bidang III kemahasiswaan dan alumni sekaligus sebagai juri 3, dan Ibu Wiwit Octaviani, M.Kom selaku kepala biro administrasi akademi sekaligus juri 4 dalam debat ini.

Dalam debat ini, dewan juri diberikan kesempatan untuk bertanya kepada masing-masing pasangan calon presma dengan sistem acak. Pertanyaan yang diajukan dewan juri mencakup isu penting terkait dengan prestasi, pemehamahan terkait tridarma perguruan tinggi serta kepemimpinan. Pertanyaan dijawab dengan penuh antusias oleh para pasangan calon presma, dan di jawab sesuai dengan visi dan misi apa yang telah mereka buat.

Setelah dilakukan sesi tanya jawab dari dewan juri kepada pasangan calon presma, dilanjutkan dengan debat antar pasangan calon presma. Dalam sesi ini masing-masing pasangan saling menanggapi dan mengkritisi setiap argument antar satu sama lain secara konstruktif, agar debat ini berjalan dengan dinamis ataupun kondusif, ini dilakukan untuk menunjukan rasa kedewasaan seorang mahasiswa dalam menyampaikan pendapat.

Dalam debat ini pasangan calon presma 01 menyampaikan “ menegaskan pentingnya pembentukan karakter, pengetahuan kompetensi serta perluasan jejaring sebagai fondasi untuk lingkungan akademik dan non akademik yang progresif dan berdaya saing. Sedangkan pasangan calon presma 02 menyampaikan menegaskan suatu sistem yang berkelanjutan ruang yang inklusif, serta pendekatan responsif dalam penelitian pengabdian, pendekatan Masyarakat dan kolaborasi kelembagaan.

Secara keseluruhan kedua pasangan calon presma telah menunjukan komitmen dalam membangun regenerasi kepemimpinan, kesinambungan program dan kesiapan dalam menghadapi tantangan sosial, politik dan digital yang berkembang saat ini di lingkungan kampus