Prodi Ilmu Administrasi Negara

Visi Program Studi Ilmu Administrasi Negara adalah:

Menjadi pusat keunggulan pengembangan Ilmu Administrasi Negara khususnya dalam bidang kebijakan dan manajemen publik baik nasional maupun internasional tahun 2030.

Kata keunggulan mengandung makna bahwa Program Studi Ilmu Administrasi Negara STISIPOL Candradimuka memiliki kompetensi, berdaya saing dan kredibel dalam penyelenggaraan pembelajaran dibidang Ilmu Administrasi Negara, khususnya dibidang kebijakan dan manajemen publik.

Misi Program Studi Ilmu Administrasi Negara adalah sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengembangan ilmu administrasi negara dalam bidang kebijakan dan manajemen publik yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

  2. Melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dibidang ilmu administrasi Negara khususnya dalam bidang kebijakan dan manajemen publik.

  3. Menciptakan suasana keilmuan dan masyarakat intelektual dalam bidang administrasi Negara.

  4. Mengadakan kerjasama kemitraan yang sinergis dengan institusi pemerintah maupun swasta secara profesional

Tujuan Program Studi Administrasi Negara adalah untuk:

  1. Menghasilkan lulusan yang menguasai teori dan mampu mengaplikasikan ilmu administrasi Negara serta menginterpretasikan kebijakan pemerintah maupun organisasi swasta.

  2. Menghasilkan penelitian yang berkualitas serta mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional dalam bidang ilmu administrasi negara.

  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif guna meningkatkan pelayanan publik

Nama-nama Dosen Pengajar Program Studi Ilmu Administrasi Negara:

No. Nama Dosen
1 Dr. Hj. Umiyati Idris, SE., M.Si
2 Drs. Ong Berlian, MM
3 Drs. Rasyid Zachri, MM
4 Dra. Lisdiana, M.Si
5 Dra. Fatima Marzuki, MM
6 Femi Asteriniah, S.Sos., M.Si
7 H.M. Vickri Bastari, SH., M.Si
8 H. Firdaus Komar, M.Si
9 Drs. Umang Sumarsa, M.Si
10 Sentot Supriadi, S.Sos., M.Si*
11 H. Fachrurrozi Bey, SH., MM*
12 Sherly Desliyanah, M.Pd
13 Dana Putri Amarta Oemang, M.Si
14 M. Febrianza, M.Si
15 Dita Mayriesta, M.H
16 Deby Chintia Hestiriniah, M.Si
17 Ivana, M.Si
18 Trecy Austin, M.Si
19 Rokiah Adai, M.Pd.I*
20 Junaidi, M.Si., P.Si*
21 Ferdy A, S.Sos., MM*

Keterangan : *Dosen Luar Biasa (LB)

Deskripsi Mata Kuliah Program Studi Ilmu Administrasi Negara

No Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Deskripsi
Semester I
1 Pendidikan Kewarganegaraan MPK 1301 2 Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa memiliki kemampuan pemahaman, konsep, dan deskripsi situasi hal yang berkaitan dengan penguatan warga negara dalam implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, penyikapan terhadap situasi tentang ideologi, negara dan warga negara secara sekuensial dengan bahasan meliputi filsafat Pancasila, identitas nasional, hak dan kewajiban warga Negara, Negara dan konstitusi, demokrasi Indonesia, HAM dan the rule of law, geolopolitik dan geostrategic Indonesia. Kerangka pembahasan dikaitkan dengan fenomena globalisasi, HAM dan demokrasi (politik dan ekonomi) serta dinamika keIndonesiaan aktual. Dengan pemahaman serta refleksi terhadap realitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara diharapkan menjadi ilmuan dan professional yang memiliki daya saing, berdisiplin, dan berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem nilai Pancasila.
2 Pengantar Ilmu Administrasi Negara MKB 1208 3 Mata kuliah ini bermaksud mengetengahkan konsep – konsep dasar ilmu Administrasi Negara, dan garis garis besar bidang persoalan yang lazim dikaji dalam ilmu administrasi Negara. Mahasiswa akan diajak terlebih dahulu mempelajari apakah Ilmu Administarsi Negara itu (kedudukannya sebagai cabang ilmu sosial dan ilmu politik, ruang lingkup dan sejarah perkembangannya) dan apa pulakah administrasi Negara itu. Demikian pula mata bahasan yang dipandang menarik untuk dibicarakan bersama, antara lain, hal organisasi, manajemen, prinsip-prinsip administarsi. Semua perbincangan tidak akan menjurus ke rincian keteknisan administrasi, melainkan akan dikisarkan ke seputar tema sentral administrasi Negara sebagai ilmu. Untuk itu pemahaman awal tentang berbagai pendekatan, teori, paradigma dan mashab yang ada di dalam Ilmu Administrasi Negara sangat diperlukan, disamping juga yang bersangkutan dengan birokrasi, pengembangan studi administrasi negara pada akhir ini.
3 Pengantar Ilmu Sosiologi MKK 1405 3 Mahasiswa diharapkan dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang berbagai konsep sosiologi, seperti kehidupan masyarakat, normah atau kaidah sosial, sanksi dan model kontrol sosial lainnya, proses sosialisasi, pengelompokkan sosial dan bentuk struktural yang dijadikannya, stratifikasi sosial yang melahirkan status, pembagian peran sosial, proses-proses sosial, perubahan sosial (berikut persoalan sebab serta akibatnya) dan masalah kependudukan. Setelah menguasai berbagai konsep dasar ini para mahasiswa diharapkan dapat memiliki pijakan awal yang baik guna mendalami lebih lanjut berbagai cabang kajian ilmu sosial, utamanya sosiologi, secara lebih khusus.
4 Pengantar Ilmu Politik MKK 1406 3 Mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep – konsep dasar ilmu politik, sebagai alat politik menegenali, memahami, dan menjelaskan fenomena politik. Untuk mencapai tujuan ini para mahasiwa akan diajak meepelajari konsep–konsep: politik, pemerintahan, kekuasaan, kewenangan, legitiminasi, Negara, bangsa, integrasi politik, ideology, partai politik, perwakilan kepentingan dan politik, keputusan politik, konflik politik, perilaku politik, 24sosial politik (demokrasi, totaliter, autokrasi), dan system ekonomi (kapitalisme, komunisme, dan sosialisme) serta struktur dan peranan politik.
5 Dasar-Dasar Logika MKK11407 3 Setelah mengikuti mata kuliah dasar-dasar logika mahasiswa dapat mengerti dan memahami tentang pengertian logika, pikir memikir cara formal; deduksi, induksi, argumen kumulatif dalam konteks rasionalitas 25sosial; identifikasi bentuk-bentuk pikiran yang valid; sebab-sebab kekeliruan berfikir; identifikasi nama-nama kesalahan berfikir.
6 Pendidikan Agama MPK 1302 2 Mata Kuliah Ini mengajak dan mengantarkan mahasiswa ke pemahaman tentang agama islam secara utuh dan menyeluruh. Selain masalah keimanan, dibahas pula ikhwal ibadah, baik yang bersifat khusus maupun yang bersifat umum, yaitu kaidah yang menyangkut hubungan antara manusia dengan Tuhan/Khaliknya, antara manusia dengan sesamanya, dan antara manusia dengan makhluk lain dan alam. Selain hendak diarahkan ke terbinanya kesadaran untuk melaksanakan ibadah dan memenuhi kewajiban kewajiban manusia kepada diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negaranya. Diharapkan mahasiswa kian dapat menunaikan tugas hidupnya dengan teratur dan tertib menurut tatanan yang berlaku. Pembahasan sifat umum ajaran Islam tentang keserasian dan keseimbangan antara pola hidup duniawi dan ukhrawi.
7 Bahasa Indonesia MKK 1403 2 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah yang didesain agar mahasiswa dengan menekankan keterampilan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam ranah membaca, berbicara, menyimak, dan menulis karya ilmiah. Sejalan dengan uraian tersebut, maka dalam mata kuliah ini, Bahasa Indonesia yang dipelajari adalah Bahasa Indonesia dalam hubungannya dengan dunia ilmu pengetahuan. Pentingnya mempelajari Bahasa Indonesia dalam hubungannya dengan ilmu pengetahuan karena mahasiswa, sebagai calon sarjana, dipersiapkan tidak hanya untuk menjadi konsumen ilmu pengetahuan melainkan juga sebagai produsen dalam bidang ilmiah. Ia memiliki tugas bukan saja dapat membaca tulisan-tulisan ilmiah, tetapi juga harus mampu menulis sendiri karangan-karangan yang bersifat ilmiah. Oleh karena itu, setiap mahasiswa perlu mengetahui cara-cara membuat karangan ilmiah tersebut.
8 Bahasa Inggris 1 MKK 1404 2 Mata ajaran ini sebagian besar akan berupa latihan-latihan intensif guna meningkatkan kemampuan para mahasiswa berbahasa inggris, sekalipun secara pasif, khususnya untuk keperluan baca membaca. Lewat mata ajaran ini para mahasiswa akan banyak belajar memahami dan menganalisis struktur kalimat di dalam bahasa Inggris. Latihan latihan secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kecakapan mahasiswa memahami pesan pesan yang disampaikan kepadanya di dalam bahasa Inggris itu, baik lewat tulisan (bacaan) maupun secara lisan dari Bahasa Indonesia yang juga dikembangkan lewat mata ajar ini.
Semester II
1 Bahasa Inggris Profesi MKK 2416 2 Mahasiswa diharapkan dapat berbahasa inggris baik secara Grammer maupun Conversation
2 Statistik Sosial dan SPSS MKK 2415 3 Mata kuliah ini memberikan dasar statistika deskriptif kepada mahasiswa, yang tujuan utamanya adalah untuk mengantarkan mahasiswa kearah kemampuan menyusun data. Mahasiswa diajak untuk mempelajari beberapa pengetahuan dasar tentang statistika, seperti macam dan kegunaan statistika dalam ilmu ilmu sosial, dan pengertian pengertian dasar, seperti proses induksi, generalisasi, populasi, sampel, dan objektivitas. Kemudian, pembahasan lain menyangkut matriks data dan variable (yang kontinyu dan yang diskrit), dan proses pengukuran berikut skala-skala yang dihasilkan (yang nominal, ordinal, interval dan rasio). Para mahsiswa juga diajak untuk mengenali dan mampu membuat tabel, gambar, grafik, ukuran pemusatan ( central tendency) dan sebaran (variance).
3 Teori Konsep dan Isu-Isu Pembangunan MKK 2414 3 Mata kuliah ini membahas tentang teori dan isu pembangunan. Mulai dari teori moderninsasi, depedensi, dan teori sistem dunia. Ketiga teori ini akan dikaji dari mulai latar belakang sejarahnya,pemikirannya, kritik dan respon dalam pokok-pokok kajiannya. Selain itu mata kuliah ini juga membahas tentang isu-isu pembangunan, kegagalan kebijakan pembangunan dalam mengatasi masalah sosial, sebab-sebab kegagalan dan pendekatan yang bisa ditawarkan untuk mengatasi permasalahan sosial tersebut.
4 Sistem Sosial Budaya Indonesia MKK 2412 3 Kuliah ini bertujuan memberikan kemampuan pada mahasiswa untuk mengenali dan memahami masyarakat Indonesia sebagai suatu sosial sosial, melalui pendekatan sosiologi dan budaya. Secara khusus mata kuliah ini didesain untuk memberikan pemahaman mengenai struktur-struktur, proses, dan dinamika masyarakat Indonesia, beserta masalah-masalah yang dihadapinya sejak awal pembentukannya sampai saat ini.
5 Sistem Ekonomi Indonesia MKK 2409 3 Mahasiswa diharapkan dapat mengkaji perkembangan perekonomian Indonesia sejak awal kemerdekaan sampai ke masa pemerintahan saat ini dan memahami sosial perekonomian dari waktu ke waktu, seperti bertahannya sistem ekonomi yang dualistik akibat politik penjajahan, dan upaya-upaya yang diusahakan untuk meniadakan dualisme tersebut. Munculnya gagasan ekonomi pancasila untuk mewujudkan cita-cita ekonomi nasional yang berdasarkan landasal idiil Pancasila dan landasan konstitusional UUD 1945 dengan berbagai permasalahan yang dihadapi akan menjadi perhatian mata ajaran ini.
6 Sistem Politik Indonesia MKK 2411 3 Mahasiswa diharapkan mampu memahami kehidupan politik Indonesia, baik dari segi kesejahteraanya maupun berdasarkan berbagai pendekatan/model teoritik yang berkembang. Pendekatan-pendekatan yang diperbincangkan dan ditapaki meliputi: pendekatan institusional, pendekatan struktural fungsional, pendekatan sosial struktural konflik, ekonomi politik, pendekatan kekuasaan (patrimonial, birokratik otoriter, politik birokratik, dan korporatisme), dan tentu saja pendekatan sistem. Sistem Politik Indonesia yang dicakup dalam pembahasan ini meliputi pasang surut dan perubahan – perubahan sistem politik sejak Indonesia merdeka hingga kondisi terkini. Dengan demikian, mahasiswa mampu mengapresiasi, mengenai permasalahan, dan memiliki kekayaan kerangka teoritik untuk memahami dan menjelaskan gejala yang terjadi.
7 Sistem Hukum Indonesia MKK 2410 3 Mahasiswa diajak memahami hukum sebagai bagian suatu kebudayaan Indonesia yang susunan masyaraktnya terdiri dari berbagai suku bangsa, yang dapat disebut dalam keadaan pluralistis berlaku berbagai sistem hukum. Hukum di Indonesia sebagai suatu sistem menjelaskan pengertian hukum sebagai acuan-acuan hidup beserta sumber-sumber hukum, komponen-komponen lainya yang bergerak di dalam suatu mekanisme, substansi hukum ( hukum in concrato dan hukum in abstact), pembagian dan perbedaan hukum yang berlaku di Indonesia sebagai Hukum Positif. Seluruh perbincangan akan lebih jelas bila mahasiswa juga mengetahui sejarah hukum Indonesia yang cukup unik.
8 Sistem Administrasi Negara MKK 2413 3 Mahasiswa diajak untuk mempelajari berbagai konsep administrasi Negara sebagai suatu proses yang bersifat sistematis. Kajian ditekankan pada sistem dan model yang dianut dan dipraktekan di Indonesia. Pendalaman juga dilakukan dengan mengkaji berbagai komponen yang ada dalam sistem tersebut yang meliputi kelembagaan aparatur pemerintah, Kepegawaian pemerintahan, ketatalaksanaan pemerintah, serta aparatur perekonomian Negara. Pendekatan terhadap kajian ini tidak sekedar bersifat legal formal tetapi juga mengikuti alur dinamika aktual dan sosial yang terjadi dalam proses system administrasi Negara. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa tidak hanya memiliki bekal teoritik namun juga gambaran gambaran yang lebih realistik.
Semester III
1 Azas-Azas Manajemen MKB 1219 3 Mahasiswa diajak untuk mengkaji dari berbagai sudut pandang pengetahuan dan pengertian dasar mengenai kegiatan manajemen itu, mulai dari fungsinya yang pra pelaksana (perencanaan), pengorganisasian, actuating, pengendalian dan unsur-unsur manajemen (5M)
2 Pemerintahan Daerah MKB 1222 3 Mata kuliah pemerintahan daerah membahas tentang penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemerintahan Daerah di Indonesia terdiri dari Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota yang terdiri atas kepala daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dibantu oleh Perangkat Daerah. Selain itu turut dikaji tentang pembagian wilayah, pembagian urusan pemerintahan daerah, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
3 Teori Administrasi Negara MKB 1217 3 Mata kuliah ini bermaksud membantu mahasiswa untuk dapat memahami berbagai dimensi, konsep pendekatan maupun teori administarsi negara, lebih banyak mengungkapkan sejarah teori administarsi negara maupun kritik teori, yang mendeskripsikan nuansa perkembangan teori administrasi negara yang ada. Disamping itu, mahasiswa diharapkan pula mampu menggunakan beberapa teori sebagai alat pijak untuk memahami setiap fenomena administarsi di dalam proses proses penyelenggaraan Administarsi Negara dalam konteks organisasi, konteks normatif, teori pasar, interpretive dan kritik teori maupun teori emergence.
4 Hukum Administrasi Negara MKB 1220 3 Mahasiswa diharapkan mampu memahami hukum yang mengatur pelaksanaan administrasi negara, berikut segala permasalahan yang erat berkaitan denganya. Sehubungan dengan hal itu, mahasiswa mula-mula akan diajak memahami kedudukan hukum administrasi negara di dalam sistem hukum pada umumnya, untuk kemudian juga mempelajari ruang lingkup dan sasarannya. Akan tetapi juga didalami kembali konsep-konsep hukum dan administrasi negara (beserta tugas-tugas dan perbuatan yang bias atau tidak bias dilakukan menurut kaidah kaidah hukum yang berlaku), hal ketetpan dan keputusan dalam hukum administrasi ( berikut jenis-jenisnya), hal peradilan administrasi dan permasalahan lain yang relevan dalam hukum administrasi, seperti azas – azas norma pemerintahan yang baik, pengawasan dalam HAN, pengawasan peraturan perundangan dan sarana sarana dalam pelaksanaan administrasi negara.
5 Teori Organisasi MKB 1218 3 Kuliah ini bertujuan untuk memahami berbagai cara pandang dalam organisasi agar para mahasiswa mempunyai wawasan yang luas tanpa terpukau pada satu jalan terbaik. Rincian mata pelajaran ini meliputi; kedudukan organisasi dalam administrasi, pengertian organisasi, berbagai cara pandang dalam teori organisasi, antara lain : klasik, hubungan kerja kemanusiaan, matematika, pembuatan keputusan, biologi, sistem, pengalaman, formalisma, spontanitas, peran serta, tantangan dan tanggapan, pengarahan, kontrol dan keseimbangan, paternalisme, pribadi, antar pribadi, profesi, spesialisasi, sistem teknik sosial, kontingensi, sifat keunggulan, manajemen strategis, ekologi populasi, ketergantungan sumber daya, ”proactive performance,” kepemimpinan, peranan manajemen, budaya organisasi, serta penyempurnaan organisasi dan pengembangan organisasi.
6 Administrasi Pembangunan MKB 1223 3 Menumbuhkan minat dan kemampuan mahasiswa untuk mengevaluasi administrasi pembangunan sebagai suatu proses pengendalian sosial. Mahasiswa diajak membahas berbagai faktor yang berinteraksi secara dinamik dan mengakibatkan perubahan: bagaimana merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikannya (khususnya dalam kerangka upaya pembangunan, sebagaimana berlangsung di negara-negara yang sedang berkembang dan khususnya lagi sebagaimana terjadi di Indonesia). Berbagai konsep tentang pembangunan, perubahan poleksosbud, pembangunan administrasi negara, administrator sebagai motivator dan ‘agen of change’ dan proses perekayasaan pranata, akan menjadi titik-titik perhatian mata kuliah ini.
7 Birokrasi dan Governansi Publik MKB 1221 3 Mata kuliah ini membahas tentang pola birokrasi di Indonesia yang dipengaruhi oleh sejarah kemerdekaan dan pembentukan pemerintahan yang hingga saat ini menjadi ciri birokrasi di negara ini hingga mencerminkan apa yang melatar belakangi terciptanya budaya dan perilaku birokrasi di Indonesia, dalam hubungannya dengan good governance di Indonsia. Strategi yang paling mungkin dilakukan dalam memulai penerapan good governance adalah melalui pelayanan publik. Guna mewujudkan pelayanan publik yang mencerminkan ciri-ciri good governance, maka dibutuhkan suatu bentuk birokrasi yang baik (good bearucracy), birokrasi rasional merupakan bentuk yang paling ideal dan paling mungkin dalam menjalankan kegiatan pelayanan publik, yang mencerminkan ciri-ciri good governance.
8 Teori Sosial (P) MKK 1424 3 Tujuan mempelajari teori teori sosial adalah untuk menjelaskan hubungan agama, ilmu dan perubahan sosial dan menjelaskan perspektif studi ilmu sosial, teori-teori sosial, paradigma sosial, perubahan sosial dan gerakan sosial, serta menjelaskan batasan yang disebut teori dan teori sosiologi, serta bagaimana mempergunakan teori sosiologi tersebut di dalam usaha memahami atau menganalisa kenyataan sosial. Contoh dari teori sosial ini misalnya sebuah institusi yang terjadi di masyarakat ketika terjadi kebobrokan, seperti halnya korupsi. Walaupun dari sudut pandang sosial bahwa persoalan tersebut terjadi karena sistem atau faktor individu, tetapi menurut pandangan sui generis bahwa sistem tidak lain sebagai makhluk yang terus menerus hidup dan berkembang di luar realitas individu. Walaupun sistem itu awalnya dibentuk oleh individu-individu, pada perkembangannya sistem itu bergerak menemukan pola sendiri di luar yang digariska oleh kesepakatan individu.
9 Teori Politik (P) MKK 1425 3 Melalui kuliah ini, diharapkan mahasiswa akan mengetahui bahwa teoriteori politik yang dikenal dan populer pada saat ini memiliki akar yang panjang dalam sejarah. Di samping itu, melalui kuliah ini mahasiswa diharapkan juga akan mengetahui bahwa masalah-masalah politik dan pemerintahan yang krusial pada saat ini, sudah menjadi perhatian dan kajian sejak lama. Tentang teori dan peran negara misalnya, yang sampai saat ini masih menjadi diskursus, jauh di masa Yunani Kuno sudah menjadi kajian, yang masa itu kemudian memunculkan teori tentang kontrak sosial. Demikian juga dengan teori-teori yang lain, misalnya tentang kekuasaan, demokrasi, dan sebagainya. Meskipun mata kuliah ini berjudul Teori Politik”, tetapi kegiatan belajarmengajar dirancang dengan semangat mengasah kecakapan mahasiswa untuk menggunakan teori tersebut untuk menganalisis fenomena dan realitas-realitas politik yang ada. Oleh karena itu, mata kuliah ini di samping menfokuskan deskripsi dan substansi suatu teori, juga mengajak mahasiswa menggunakan teori tersebut sebagai lensa atau kerangka untuk menganalisis realitas politik. Perkuliahan dilaksanakan dengan sistem analisis kasus, presentasi dan diskusi.
Semester IV
1 Organisasi dan Manajemen Sektor Publik MKB 2229 3 Mata kuliah ini akan membahas 2 hal yang saling berhubungan yaitu Organisasi sebagai pembagian dan unifikasi dari usaha dalam rangka mencapai suatu tujuan atau kebijakan. Dan Manajemen yang didefinisikan sebagai pemanfaatan yang efektif sumber daya manusia dan material dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sehingga Organisasi dan manajemen sektor publik dapat diartikan sebagai pembagian dan pemanfaatan sumber daya manusia dan materi berdasarkan kebijakan publik yang diarahkan oleh pemerintah pusat dalam organisasi publik dengan menggunakan metode kerja, sistem informasi dan koordinasi yang efektif di dalam lingkungan publik yang dinamis.
2 Administrasi Perlengkapan dan Logistik (P) MKB 2235 3 Mata kuliah ini akan memberikan bekal kepada mahasiswa agar memiliki kompetensi mengelola logistik untuk menunjang kelancaran kegiatan manajemen perkantoran. Mempelajari pengertian umum, maksud dan tujuan manajemen logistik, sejarah manajemen logistik, manajemen logistik dan sistem administrasi, dan fungsi-fungsi manajemen logistik
3 Keuangan Negara MKB 2226 3 Diharapkan mahasiswa mampu mengetahui dan memahami beberapa teori administrasi keuangan yang berkembang hingga saat ini, disamping mampu pula menjeelaska setiap fenomena keuangan negara. Untuk maksud tersebut, para mahasiswa akan mempelajari: ruang lingkup studi keuangan, konsep keuangan, tinjauan analisis positif dan normative keuangan, pengertian anggaran negara, proses penyusunan dan pelaksanaan APBN, klasifikasi anggaran, siklus anggaran, sistem anggaran, pengelolaaan perbendaharaan negara, pengawasan dan pertanggungjawaban keuangan negara, kebijakan fiskal dan politik perpajakan. Semua yang dikaji tetap dilihat dalam konteks yang makro, ialah penyelenggaraan pemerintahan yang efisien dan demokratik.
4 Ekologi Administrasi MKB 2228 3 Mahasiswa diharapkan dapat memahami proses yang terjadi pada budaya atau tingkah laku anggota organisasi di dalam wadah organisasi baik yang berkenaan dengan wewenang dan tanggungjawab maupun kaitannya terhadap ekosistem di lingkungan administrasi negara baik lingkungan internal organisasi maupun lingkungan eksternal.
5 Perilaku Organisasi MKB 2230 3 Mata kuliah ini dimaksudkan untuk membekali mahasiswa berbagai konsep dan teori organisasi dari aliran keperilakuan (behaviorism) untuk memupuk kemampuan dan memahami dan menganalisis fenomena perilaku organisasi, dengan berbagai implikasi prakteknya. Untuk itu mahasiswa akan diajak mempelajari antara lain berbagai teori keperilakuan yang mempengaruhi kinerja organisasi dalam organisasi, konflik, kekuasaan dan perilaku politik, serta pengelolaan sumberdaya manusia.
6 Kepemimpinan MKK 2427 3 Mahasiswa mempelajari berbagai pengertian tentang kepemimpinan, berikut peranannya dalam setiap usaha penetapan dan pencapaian tujuan. Mempelajari berbagai teori, metode, dan gaya serta teknik kepemimpinan untuk mendapatkan gambaran-gambaran yang dapat diperbandingkan. Tipok-topik yang dipandang menarik antara lain akan meliputi ikhwal kepemimpinan dalam organisasi, fungsi dan peranannya, hubungan kepemimpinan dan masalah konflik.
7 Kewirausahaan (P) MKK 2436 3 Mahasiswa diharapkan agar memiliki minat kemauan dan kemampuan menjadi wirausahawan. Agar termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah. Agar memahami teknik untuk mendirikan usaha, cara membaca peluang usaha dan menjalankan usaha secara profesional. Mampu merancang rencana wirausaha kedepan dimulai dari sekarang.
8 Kebijakan Publik MKB 2234 3 Fokus utama kebijakan publik dalam negara modern adalah pelayanan publik, yang merupakan segala sesuatu yang bisa dilakukan oleh negara untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas kehidupan orang banyak. Menyeimbangkan peran negara yang mempunyai kewajiban menyediakan pelayan publik dengan hak untuk menarik pajak dan restribusi; dan pada sisi lain menyeimbangkan berbagai kelompok dalam masyarakat dengan berbagai kepentingan serta mencapai amanat konstitusi. Dalam pelaksanaannya, kebijakan publik ini harus diturunkan dalam serangkaian petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang berlaku internal dalam birokrasi. Sedangkan dari sisi masyarakat, yang penting adalah adanya suatu standar pelayanan publik, yang menjabarkan pada masyarakat apa pelayanan yang menjadi haknya, siapa yang bisa mendapatkannya, apa persyaratannya, juga bagaimana bentuk layanan itu. Hal ini akan mengikat pemerintah (negara) sebagai pemberi layanan dan masyarakat sebagai penerima layanan.
9 Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan MKB 2233 3 Kuliah ini mengajak mahasiswa untuk mengikuti proses perencanaan dan pengawasan pembangunan mulai dari pengertian, ruang lingkup, proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan rencana, dan bentuk-bentuk pengawasan pembangunan yang dilakukan pemerintah terhadap organisasi, manajemen dan operasionalisasi pelaksana pembangunan. Setelah mengikuti pembelajaran ini mahasiswa dapat menjelaskan proses penyusunan rencana, pelaksanaan rencana, evaluasi dan monitoring yang dilaksanakan terhadap pelaksanaan rencana. Matakuliah ini membantu mahasiswa dalam menganalisis permasalahan perencanaan dan pengawasan dalam pelaksanaan pembangunan di Indonesia.
10 Formulasi Kebijakan Publik MKB 2231 3 Mata kuliah ini merupakan salah satu kajian inti dari konsentrasi Kebijakan Publik yaitu tentang Perumusan (Formulasi) kebijakan publik yang merupakan salah satu tahap dari rangkaian proses pembuatan dan pelaksanaan suatu kebijakan publik. Setelah tahapan agenda setting dilalui atau suatu isu telah masuk agenda pemerintah, maka tahapan berikutnya adalah membuat formulasi kebijakan. Tahapan formulasi kebijakan merupakan mekanisme yang sesungguhnya untuk memecahkan masalah publik yang telah masuk dalam agenda pemerintah. Tahapan ini lebih bersifat teknis dibandingkan tahapan agenda setting yang lebih bersifat politis dengan menerapkan berbagai teknis analisis untuk membuat keputusan terbaik. Pada tahap formulasi kebijakan para pejabat merumuskan alternatif kebijakan untuk mengatasi masalah. Alternatif kebijakan melihat perlunya membuat perintah eksekutif, keputusan peradilan, dan tindakan legislatif.
11 Analisis Kebijakan Publik MKB 2232 3 Mata kuliah Analisis Kebijakan Publik memfokuskan diri pada penerapan metodologi kebijakan dalam menemukan/menghasilkan masalah kebijakan (policy problems), keluaran kebijakan yang diharapkan (expected outcomes), kebijakan terpilih (preferred policies), keluaran kebijakan yang terjadi (observed policy outcomes), dan kinerja kebijakan (policy performance). Metodologi kebijakan terdiri atas lima metode. Kelima metode dimaksud adalah perumusan masalah (problem structuring), prakiraan (forecasting), rekomendasi (recommendation), pemantauan (monitoring), dan penilaian (evaluation). Melalui penerapan metodologi kebijakan ini, diharapkan, kebijakan terpilih merupakan yang terbaik dan dapat memecahkan masalah publik. Sebagaimana terjadi sebelumnya, banyak kebijakan yang lahir tidak didasarkan pada penggunaan metodologi kebijakan ini. Dengan demikian, tidak heran apabila banyak pula kebijakan yang gagal ketika diimplementasikan. Untuk itu, mata kuliah Analisis Kebijakan Publik ini menjadi satu keniscayaan untuk mengatasi problematika dimaksud. Setelah mempelajari mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa mampu menjadi analis kebijakan pertama.
Semester V
1 Pengambilan Keputusan MKB 1237 3 Proses dan tahap pengambilan keputusan, atau secara harafiah lebih tepat : “Pembuatan Keputusan”(Decision Making) merupakan inti dari aktifitas Administrasi (Administration) dan atau Manajemen (Management). Tahap ini bagi yang awam sering dianggap sebagai naluri sehingga tidak memerlukan studi khusus untuk memahami dan melaksanakannya; tetapi bagi siapa pun yang berposisi sebagai Pimpinan (leader) maupun Manajer (manager) langkah ini sangat memerlukan kemampuan yang tinggi bagi tercapainya efisiensi dan efektifitas hasilnya. Baik pada tingkat policy making maupun pada tahap action- programmes kemampuan ini sangat diperlukan agar terlahirkan nilai-nilai kearifan serta efiseinsi dari keputusan yang dibuat. Pada umumnya tindakan pembuatan problem-situation; problem solving yakni: identification of the problem, raise the alternatives, choose one of the alternatives,dan execution decision. Langkah yang ketiga tersebut adalah langkah pembuatan keputusan. Pemberian mata kuliah ini dimaksudkan agar mahasiswa memahami pentingnya teknik pengambilan keputusan, baik dalam rangka menjalankan tindakan manajemen, maupun dalam rangka memecahkan masalah-masalah (problem solving) keseharian. Kesadaran akan perlunya memiliki kemahiran (skill) aktivitas pembuatan keputusan ini (baik pemikiran maupun secara fisik), akan dapat memberikan nilai kebijaksanaan yang tinggi serta efisiensi yang berarti.
2 Metode Penelitian Sosial MKK 1439 3 Kuliah ini diharapkan dapat mengantarkan mahasiswa untuk memahami bagaimana proses penelitian yang benar dijalankan. Mahasiswa akan diajak untuk membahas tentang bagaimana lahirnya ilmu. Cara yang dipergunakan untuk memperolehnya dan berbagai macam aspek penelitian lainnya. Kuliah ini juga bertujuan untuk memberikan pengertian tentang tuntutan dedukatif perkembangan ilmu pengetahuan maupun perkembangan bangsa, yang harus dijawab dengan berbagai jenis penelitian (khususnya penelitian lapangan sosial), berbagai jenis metode/teknik/instrumen penelitian, pelbagai model analisis penelitian, serangkaian sikap cermat dan lengkap serta obyektif dan konstruktif
3 Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik MKB 1238 3 Manajemen sumber daya menusia (MSDM) sektor publik berhubungan dengan sistem rancangan formal dalam suatu organisasi untuk menentukan efektivitas dan efisiensi untuk mewujudkan sasaran suatu organisasi.Manajemen sumber daya manusia sektor publik merupakan konsep luas tentang filosofi, kebijakan, prosedur, dan praktik yang digunakan untuk mengelola aparatur pemerintah melalui instansi yangterkait.Penggunaan konsep dan sistem sumber daya manusia adalah kontrol yang sistematis dari proses penjaringan fundamental organisasi yang memengaruhui dan melibatkan semua individu dalam organisasi, termasuk proses perencanaan sumber daya manusia, desain pekerjaan, susunan kepegawaian, pelatihan dan pengembangan, representasi dan perlindungan tenaga kerja serta pengembangan organisasi. Untuk mengendalikan dan mengatur proses tersebut, sistem harus direncanakan, dikembangkan, dan diimplementasikan oleh manajemen puncak.
4 Manajemen Pelayanan Publik MKB 1240 Mata kuliah ini mengkaji tentang pentingnya kajian pelayanan publik dalam perspektif administrasi publik. Dengan mempelajari mata kuliah ini mahasiswa mampu menjelaskan teori dan konsep pelayanan publik, menganalisis masalah/fenomena pelayanan publik ditinjau dari beberapa pendekatan administrasi publik dalam menganalisis masalah-masalah pelayanan publik, masalah-masalah pelayanan publik di beberapa negara, masalah-masalah pelayanan publik berdasarkan spesifikasi/jenis-jenis pelayanan, peran pemerintah atau lembaga lainnya dalam upaya mewujudkan kualitas pelayanan publik.
5 Governansi Digital MKB 1241 3 Mata kuliah Governansi Digital atau E-government atau pemerintahan elektronik yaitu E-Government juga disebut E-Gov, Digital Government, Online Government atau dalam konteks tertentu disebut Transformational Government. E-Government adalah penggunaan teknologi informasi berbasis internet oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. E-Government dapat diaplikasikan pada lembaga legislatif, yudikatif, maupun eksekutif (administrasi publik) dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi internal, memberikan pelayanan publik atau proses kepemerintahan yang demokratis.
6 Implementasi Kebijakan Pubik MKB 1242 3 Implementasi kebijakan pada prinsipnya adalah cara agar sebuah kebijakan dapat mencapai tujuannya. Studi implementasi merupakan suatu kajian mengenai studi kebijakan yang mengarah pada proses pelaksanaan dari suatu kebijakan. implementasi merupakan suatu proses yang dinamis, dimana pelaksana kebijakan melakukan suatu aktifitas atau kegiatan, sehingga pada akhirnya akan mendapatkan suatu hasil yang sesuai dengan tujuan atau sasaran kebijakan itu sendiri.
7 Evaluasi Kebijakan Publik MKB 1243 3 Monitoring dan Evaluasi Kebijakan pada studi Kebijakan Publik dapat dilihat sisi proses pembuatan kebijakan dan analisis kebijakan. Dari sisi proses pembuatan kebijakan, monitoring dan evaluasi (M&E) merupakan tahapan selanjutnya setelah tahap implementasi. Sedangkan dari sisi analisis kebijakan, M&E, merupakan dua metode dari lima metode yang ada. Metode monitoring digunakan untuk mengetahui keluaran kebijakan yang diperoleh atau yang nyata. Sementara itu, metode evaluasi digunakan untuk mengetahui kinerja kebijakan. Kinerja kebijakan (policy performance) itu sendiri merupakan tautan antara keluaran kebijakan (policy outputs) dan hasil kebijakan (policy outcomes). Akhir-akhir ini tahap atau metode M&E menjadi sangat dibutuhkan. Berbagai instansi, baik publik maupun privat intens menggunakan kedua tahap atau metode ini. Keduanya digunakan untuk mengecek outputs, outcomes, performances dari setiap individu, program, atau organisasi.
8 Manajemen Strategis Sektor Publik MKB 1244 3 Manajemen strategis berhubungan dengan bagaimana memperkuat viabilitas dan efektivitas organisasi sektor publik baik dari segi kebijakan substantif dan kapasitas pengelolaan jangka panjang. Manajemen strategis ini mengintegrasikan semua proses manajemen lainnya untuk menyediakan pendekatan yang sistematis, koheren dan efektif untuk membangun, mencapai, memantau, dan memperbarui tujuan strategis sebuah instansi. Diharapkan mahasiswa dapat memahami tentang proses dan tahapan didalam menyusun suatu strategi khususnya didalam organisasi sektor publik, yang dimulai dari tahapan perencanaan strategi, implementasi strategi, dan selanjutnya evaluasi atau pengendalian strategi.
9 Manajemen Risiko MKB 1245 3 Mata kuliah ini mengkaji tentang metode-metode atau cara-cara yang sistematis dalam memandang sebuah resiko dan menentukan dengan tepat penanganan resiko tersebut. Ini merupakan sebuah sarana untuk mengidentifikasi sumber dari resiko dan ketidakpastian, dan memperkirakan dampak yang ditimbulkan dan mengembangkan respon yang harus dilakukan untuk menanggapi resiko. Kajian umum mata kuliah ini adalah tentang Pendekatan sistematis mengenai manajemen risiko utama, yaitu Identifikasi resiko, Analisa dan evaluasi resiko serta Respon atau reaksi untuk menanggulangi resiko tersebut
10 Manajemen Perkantoran (P) MKB 1246 3 Matakuliah Manajemen Perkantoran merupakan mata kuliah wajib tempuh bagi mahasiswa program Studi Manajemen Pendidikan, yang berbobot 3 SKS. Mata kuliah ini membahas hakekat dan ruang lingkup manajemen kantor, organisasi kantor, lingkungan kantor, perlengkapan kantor, surat menyurat, kearsipan, dan komunikasi kantor. Perkuliahan dilakukan melalui kegiatan tatap muka, diskusi, tanya jawab, penugasan, dan observasi ke lapangan. Dalam mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat menguasai dan memahami memahami hakekat dan ruang lingkup manajemen kantor, mampu memahami organisasi kantor, mampu memahami lingkungan kantor, mampu memahami perlengkapan kantor, mampu memahami surat menyurat di dalam kantor, mampu memahami berbagai hal tentang kearsipan, memahami peranan dan fungsi komunikasi perkantoran.
11 Penulisan dan Presentasi Karya Ilmiah (P) MKK 1447 3 Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa agar menguasai keterampilan menulis karya ilmiah. Menulis karya ilmiah merupakan bagian penting sebagai sarana penyampain ide, gagasan, dan pemikiran secara akademik. Mata kuliah ini memakai penekatan genre dan pendekatan proses dalam proses belajar di kelas. Garis besar materi meliputi : ragam wacana ilmiah, kebahasaan dalam karya ilmiah, penulisan karya ilmiah analitik-argumentatif, seperti: resensi, esai, makalah seminar, artikel jurnal ilmiah (teori dan praktik), dan proposal skripsi. Perkuliahan dilaksanakan dengan sistem pembelajaran langsung, penugasan terstruktur maupun tidak terstruktur. Diharapkan dengan sistem tersebut, mahasiswa mampu memahami kompetensi dasar yang hendak dicapai dan juga mampu mengaplikasikan pembelajaran dalam lingkup yang lebih nyata. Keaktifan, dan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran mutlak diperlukan. Bentuk kegiatan tugas perkuliahan meliputi dua bentuk yakni: Pertama, tugas perseorangan. 1) Makalah. Pembagian tema sesuai dengan materi pokok perkuliahan. Tema dibagi secara acak kepada masing-masing mahasiswa. 2) Presentasi. Presentasi diperlukan untuk menguji pengetahuan mahasiswa terhadap makalah yang ditulisnya. Presentasi dilakukan di dalam kelas. Pendengar boleh mengajukan pertanyaan, kritik dan saran kepada mahasiswa yang sedang melakukan presentasi.
Semester VI
1 Komunikasi dan Advokasi Kebijakan MKB 2249 3 Advokasi merupakan upaya untuk mengingatkan dan mendesak negara dan pemerintah untuk selalu konsisten dan bertanggungjawab melindungi dan mensejahterakan seluruh warganya. Ini berarti sebuah tanggung jawab para pelaksana advokasi untuk ikut berperanserta dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan negara. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan berbagai bentuk kegiatan advokasi dilakukan sebagai upaya memperkuat posisi tawar (bargaining position) indivisu, kelompok masyarakat atau organisasi. Bentuk-bentuk kegiatan advokasi antara lain pendidikan dan penyadaran serta pengorganisasian kelompok-kelompok, pemberian bantuan hukum yang mengedepankan pembelaan hak-hak dan kepentingan organisasi individu, masyarakat dan atau kelompok, serta kegiatan me-lobby ke pusat-pusat pengambilan keputusan. Advokasi kebijakan publik termasuk pula menyuarakan kepentingan dan mencari dukungan terhadap posisi tertentu berkenaan dengan kebijakan publik tertentu. Posisi ini dapat berupa persetujuan, penghapusan, penolakan ataupun perubahan kebijakan yang ada. Oleh karenanya, advokasi kebijakan publik dapat berupa tindakan penentangan terhadap posisi pemerintah dalam isu-isu tertentu, khususnya dalam kebijakan publik yang menyangkut kepentingan dan ketertiban masyarakat umum, sehingga suaranya didengar sehingga dapat memperbaiki kebijakan publik yang perlu dirubah. Hukum dan peraturan itu antara lain meliputi: perdagangan, ketenagakerjaan, keselamatan kerja, transportasi, keuangan, perpajakan, tarif, dumping, pungutan dan lain sebagainya yang menyangkut kepentingan umum.
2 Etika Administrasi Publik MKB 2250 3 Pemahaman dan penghayatan tentang pentingnya nilai-nilai etika dan moral dalam tugas-tugas administrasi sosial merupakan hal penting bagi sarjana administrasi karena dalam banyak hal kualitas kebijakan dan pelaksanaan tugas-tugas tersebut sangat ditentukan oleh penghayatan etika tersebut. Melalui mata kuliah ini mahasiswa akan diberikan landasan-landasan rasional yang mendasari norma-norma etika yang harus dipegang dalam menjalankan tugas-tugas administrasi sosial. Persoalan pokok yang senantiasa menjadi perdebatan berkenaan dengan tugas aparat sosial adalah tentang korupsi dan ekses pita merah (red-tape) dalam proses administrasi. Di samping itu terdapat pula persoalan yang menyangkut etos kerja, penghayatan akan kode etik yang masih rendah, serta pemahaman akan kebutuhan masyarakat dalam kerangka pembangunan. Hal-hal inilah yang akan menjadi tema pembahasan dalam kuliah selanjtnya.
3 Kinerja Organisasi Sektor Publik MKB 2251 3 Kinerja (performance) adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi organisasi yang tertuang dalam strategic planning suatu organisasi. Pengukuran kinerja merupakan alat manajemen untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan akuntabilitas. Dengan dilakukannya pengukuran kinerja maka kita bisa memastikan apakah pengambilan keputusan dilakukan secara tepat dan obyektif. Pengukuran kinerja merupakan proses mencatat dan mengukur pencapaian pelaksanaan kegiatan dalam arah pencapaian tujuan melalui hasil-hasil yang ditampilkan berupa produk, jasa atau suatu proses Secara teknis kinerja yang baik bagi suatu organisasi dicapai ketika administrasi dan penyediaan jasa oleh organisasi yang bersangkutan dilakukan pada tingkat yang ekonomis, efisien dan efektif.
4 Analisis Dampak Kebijakan Publik MKB 2252 3 Mata kuliah analisis dampak kebijakan publik ditujukan untuk mengetahui apa yang dikerjakan oleh pemerintah, mengapa mereka mengerjakan hal tersebut, dan keberhasilan apa yang hendak dicapai dengan pekerjaan tersebut. Dampak kebijakan adalah keseluruhan efek yang ditimbulkan oleh suatu kebijakan dalam kondisi kehidupan nyata. Semua bentuk manfaat dan biaya kebijakan , baik yang langsung maupun yang akan datang, harus diukur dalam bentuk efek simbolis atau efek nyata. Output kebijakan adalah berbagai hal yang dilakukan pemerintah. Kegiatan ini diukur dengan standar tertentu. Angka yang terlihat hanya memberikan sedikit informasi mengenai outcome atau dampak kebijakan publik, karena untuk menentukan outcome kebijakan publik perlu diperhatikan perubahan yang terjadi dalam lingkungan atau sistem politik yang disebabkan oleh aksi politik. Secara teoritis, dampak kebijakan tidak sama dengan output kebijakan. Karena itu penting untuk tidak mengukur manfaat dalam bentuk aktivitas pemerintah semata. Hal ini perlu dicermati karena yang seringkali terlihat adalah pengukuran aktivitas pemerintah semata-mengukur output kebijakan. Dalam menjelaskan determinan kebijakan publik, ukuran output kebijakan publik sangat penting untuk diperhatikan. Namun, dalam menilai dampak kebijakan publik, perlu ditemukan identitas perubahan dalam lingkungan yang terkait dengan upaya mengukur aktivitas pemerintah.
5 Metode Penelitian Administrasi MPB 2548 3 Kuliah ini diikuti oleh semua mahasiswa yang pernah mengikuti kuliah Metodologi Penelitian Sosial. Oleh karenanya kuliah ini dalam banyak hal hanya bertugas mengaplikasikan pemahaman mahasiswa tentang metodologi penelitian untuk kasus dan kepentingan praktik administrasi negara. Selepas dari kuliah ini, mahasiswa diiharapkan mengenal dalam arti memahami dan mampu menerapkan berbagai model penelitian yang dapat digunakan untuk meneliti masalah-masalah sosial. Untuk melatih mahasiswa menghimpun pengetahuan dan menganalisisnya adalah dua kegiatan yang penting. Dalam setiap penelitian mahasiswa diminta untuk belajar secara aktif. Mereka diharuskan menemukan atau merumuskan sendiri berbagai model penelitian dan relevansinya untuk ilmu administrasi sosial. Selain itu mereka juga diminta untuk mengenali berbagai konsep yang ditemukan atau dapat dibangun dari kuliah-kuliah yang diajarkan di program studi administrasi negara. Selain itu mereka juga diminta untuk mengenali berbagai konsep yang ditemukan atau dibangun dari kuliah-kuliah yang diajarkan di program studi administrasi negara lalu menjabarkannya ke dalam indikator-indikator untuk setiap konsep tersebut. Akhirnya mahasiswa juga diminta untuk mereview kuliah Statistik Sosial, sekaligus memikirkan relevansinya untuk penelitian di bidang administrasi negara. Tujuan akhir dari kuliah ini adalah menjadikan mahasiswa memiliki kejelasan tentang skripsi yang akan mereka susun di akhir masa belajar.
6 Manajemen Proyek MKB 2253 3 Membahas pengertian administrasi perencanaan proyek dan kedudukan proyek dalam pembangunan. Karena itu dibahas tahap-tahap perencanaan dan teknik analisis biaya dan manfaat serta efektivitas biaya maupun kriteria-kriteria pemilihan proyek pembangunan. Cara pelaksanaan atau waktu pengendalian dan pengawasan proyek pem-bangunan. Ini dimaksudkan untuk menilai usulan proyek pengelola berbagai perspektif baik dari segi kepentingan pengelola pembangunan nasional/regional maupun untuk masyarakat.
7 Administrasi Kepegawaian (P) MKP 2544 3 Kuliah ini bertujuan pertama, untuk memberi pemahaman perkembangan pemikiran konsep-konsep kepegawaian. Kedua, memberikan dasar-dasar administrasi kepegawaian. Ketiga, memberi pemahaman fungsi manajemen dan fungsi operasional dalam kepegawaian dari pengadaan sampai dengan pelepasan pegawai. Keempat, melakukan analisis jabatan. Kelima, pengembangan sumber daya manusia.
8 Ekonomi Politik (P) MKK 2454 3 Ekonomi politik adalah (suatu gugusan teori yang didasarkan pada pemahaman mengenai) saling ketergantungan antara ekonomi dengan politik. Ekonomi dan politik berinteraksi dengan banyak cara dalam rangka alokasi sumberdaya, distribusi pendapatan, stabilisasi. Ekonomi dan politik tidak dapat dipisahkan. Para pengambil keputusan (aktor) bidang ekonomi dan bidang politik tergantung satu sama lain dan keduanya adalah aktor utama sistem ekonomi politik. Keputusan yang diambil oleh para aktor, dan karena itu perkembangan dan hasil seluruh sistem, tergantung pada aturan dan institusi yang membentuk kerangka dasarnya. Perilaku ekonomi, dengan kata lain, dapat dipengaruhi dengan mengubah aturan dan institusi.
9 Ekonomi Publik MKK 2455 3 Ekonomi publik adalah studi tentang kebijakan pemerintah melalui lensa efisiensi ekonomi dan pemerataan. Pada tingkat yang paling dasar, ekonomi publik memberikan kerangka untuk berpikir tentang apakah pemerintah harus berpartisipasi dalam pasar ekonomi dan sejauh mana peran pemerintah seharusnya. Ekonomi publik juga mempelajari akan peran pemerintah dalam menyediakan barang-barang publik yang tidak dapat disediakan oleh sektor swasta. Dalam pengertian yang lain Ekonomi Publik merupakan menelaah masalah-masalah publik dalam artian masyarakat, pemerintah atau negara, dalam konteks perekonomian seperti kebijakan subsidi atau perpajakan, regulasi atau deregulasi, nasionalisasi atau privatisasi, sistem jaminan sosial, ketahanan pangan, kebijakan teknologi, pertahanan dan keamanan, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.
10 Bahasa Inggris 3 TOEFL Preparation (P) MKK 2457 3 Mata kuliah ini memuat essential and advanced gramatical structural Bahasa Inggris yang perlu dipahami oleh mahasiswa, berbagai latihan keterampilan membaca (reading skill) dan menyimak (listening comprehension) yang diarahkan untuk persiapan menghadapi Test TOEFL di samping untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dan membaca literatur-literatur berbahasa inggris yang terkait dengan ilmu/program studinya.
Semester VII
1 Analisis Data Kuantitatif dan Kualitatif MKK 1458 3 Mata kuliah ini merupakan proses menemukenali dan mengkaji data dalam kemasan proses belajar. Setelah mahasiswa mampu untuk membuat proposal penelitian maka kajian mata kuliah ini mendekatkan mahasiswa dengan metode menjawab pertanyaan penelitian yang cocok dengan kajian penelitian yang akan dilakukan pada saat penyusunan skripsi. Proses ini dimulai dengan mengenali metode analisis yang akan muncul jika memilih judul-judul penelitian dengan tema-tema tertentu. Dan alasan mengapa metode analisis penelitian tersebut harus dilakukan dengan kuantitatif atau kualitatif.
2 Seminar Kebijakan Publik MPB 1559 3 Tujuan mata ajaran ini adalah untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk menganalisis masalah-masalah kebijakan publik dari perspektif teoritik, dan menyimpulkan serta mengajukan beberapa alternatif pemecahannya. Masalah – masalah Ilmu kebijakan publik antara lain hal birokrasi soal hubungan dan berbagai tantangan yang dihadapi Ilmu Administrasi Negara kaitannya perkembangan politik dan administrasi pemerintahan nasional serta masalah pembangunan administrasi berikut, strategi pengembangan efektifitas fungsinya.
3 Seminar Manajemen Publik MPB 1560 3 Tujuan mata ajaran ini adalah untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk menganalisis masalah-masalah manajemen publik dari perspektif teoritik, dan menyimpulkan serta mengajukan beberapa alternatif pemecahannya. Masalah – masalah Ilmu manajemen publik antara lain hal birokrasi soal hubungan dan berbagai tantangan yang dihadapi Ilmu Administrasi Negara kaitannya perkembangan politik dan administrasi pemerintahan nasional serta masalah pembangunan administrasi berikut, strategi pengembangan efektifitas fungsinya.
4 Kapita Selekta Kebijakan Publik (P) MKB 1261 3 Kapita selekta adalah kumpulan inti sari dari suatu bahan atau materi kajian bidang ilmu tertentu yang tersusun secara rinci dengan penjelasan yang terkini.. kapita selekta kebijakan publik adalah kumpulan materi-materi kebijakan yang terpilih yang dianggap penting, berikut asas-asasnya. Mata kuliah ini memfasilitasi mahasiswa untuk mengkaji tentang berbagai kebijakan dan implementasinya di lapangan, serta mengkaji isu-isu administrasi negara secara umum dan khusus yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan publik.
5 Pemerintahan yang Baik dan Isu-Isu Korupsi (P) MBB 1162 3 Dari aspek akademis, konsep tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) masih menjadi perdebatan. Kritik utamanya terletak pada kepentingan ekonomi yang melekat pada agenda tersebut karena sering kali, dalam praktiknya, tata kelola pemerintahan yang baik harus disandingkan dengan agenda restrukturisasi ekonomi. Negara yang menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, seperti transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi, diasumsikan akan lebih kompetitif secara ekonomi karena penghalang pertumbuhan, yakni korupsi, bisa dihilangkan. Konsep tata kelola yang baik dan anti korupsi menjadi kian tak jelas tujuannya jika dalam praktiknya kebijakan publik yang diputuskan justru mengabaikan nilai tata kelola pemerintahan yang baik, baik itu dalam perencanaan, proses, maupun eksekusinya.
4 Hukum Administrasi Negara MKK 1450 3 Mahasiswa diharapkan mampu memahami hukum yang mengatur pelaksanaan administrasi negara, berikut segala permasalahan yang erat berkaitan denganya. Sehubungan dengan hal itu, mahasiswa mula-mula akan diajak memahami kedudukan hukum administrasi negara di dalam sistem hukum pada umumnya, untuk kemudian juga mempelajari ruang lingkup dan sasarannya. Akan tetapi juga didalami kembali konsep-konsep hukum dan administrasi negara (beserta tugas-tugas dan perbuatan yang bias atau tidak bias dilakukan menurut kaidah kaidah hukum yang berlaku), hal ketetpan dan keputusan dalam hukum administrasi ( berikut jenis-jenisnya), hal peradilan administrasi dan permasalahan lain yang relevan dalam hukum administrasi, seperti azas – azas norma pemerintahan yang baik, pengawasan dalam HAN, pengawasan peraturan perundangan dan sarana sarana dalam pelaksanaan administrasi negara.
7 Kuliah Kerja Nyata (KKN) MBB 1153 2 adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.
Semester VIII
1 Skripsi 6 Membuka kesempatan kepada mahasiswa untuk secara mandiri memantapkan seluruh pengetahuan yang telah diperolehnya dalam bidang ilmu sosial dan ilmu politik melalui penelitian (kepustakaan atau lapangan) dan menuliskannya dalam bentuk skripsi. Mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar dalam wujud kegiatan menyusun suatu karya ilmiah dalm salah satu topik ilmu administrasi negara yang telah dipilihnya, dengan mengkonsultasikannya secara berkala kepada dosen pembimbing. Topik dimaksud antara lain kajian – kajian teoritik dari sudut tinjauan sosiologi, antropologi, psikologi, ilmu administrasi dan atau ilmu politik mengenai ikhwal organisasi atau perilaku manusia dalam organisasi, kajian-kajian tentang fungsi manajemen administrasi publik dan juga kajian-kajian tentang administrasi pemerintahan dan pembangunan. Acara kegiatan penelitian penelitian dan penulisan ini akan diakhiri dengan pemberian kesempatan kepada mahasiswa yang bersangkutan untuk mengemukakan karyanya itu secara lisan dan mendikusikannya dihadapan profesional dewan penguji.

 

Keterangan :
1 Mata Kuliah Wajib 123 SKS
2 Mata Kuliah Wajib Peminatan 30 SKS
3 Mata Kuliah Pilihan yang Ditawarkan 36 SKS
4 Mata Kuliah Pilihan yang wajib diambil 12 SKS
5 Jumlah Mata Kuliah yang Harus Lulus (Wajib + Pilihan) 147 SKS

MATA KULIAH WAJIB PEMINATAN BERDASARKAN KONSENTRASI

Smtr Konsetrasi Kebijakan Publik Konsentrasi Manajemen Publik
IV Formulasi Kebijakan Publik Perencanaan dan engawasan Pembangunan
IV Analisis Kebijakan Publik Kebijakan Publik
V Implementasi Kebijakan Publik Manajemen Strategis Sektor Publik
V Evaluasi Kebijakan Publik Manajemen Risiko
VI Analisis Dampak Kebijakan Publik Manajemen Proyek