Kebijakan Akademik

A. Syarat Mengikuti Kegiatan Akademik

Mahasiswa dapat mengikuti kegiatan pendidikan apabila telah memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1) Terdaftar sebagai mahasiswa;

2) Tidak dalam masa berhenti sementara (stop out);

3) Membayar biaya pendidikan yang ditetapkan;

4) Mengisi dan menyerahkan Kartu Rencana Studi (KRS) untuk semester yang ditempuh.

B. Masa Studi Maksimal

  • Masa studi maksimal bagi Mahasiswa adalah 14 (empat belas) semester

  • Masa studi maksimal bagi Mahasiswa Pindahan diatur berdasarkan beban studi yang harus diambil pada saat diterima di STISIPOL Candradimuka:

– Beban studi 1 s/d 20 SKS, 2 (dua) semester

– Beban studi 1 s/d 40 SKS, 3 (tiga) semester

– Beban studi 1 s/d 60 SKS, 4 (empat) semester

– Beban studi 1 s/d 80 SKS, 5 (lima) semester

– Beban studi 1 s/d 100 SKS, 6 (enam) semester

– Beban studi 1 s/d 120 SKS, 7 (tujuh) semester

Catatan : Disesuaikan hasil konversi dan pertimbangan Akademik

  • Masa Studi Maksimal meliputi masa aktif dan cuti, dan berlaku sejak diterima sebagai Mahasiswa STISIPOL Candradimuka

C. Beban Studi

Beban studi dan syarat kelulusan program Sarjana (S-1) setiap jurusan sudah termasuk tugas akhir/skripsi yang dapat dilihat pada tabel di bawah.

 

JURUSAN JUMLAH SKS
Ilmu Komunikasi 147
Ilmu Administrasi Negara 147
Ilmu Kesejahteraan Sosial 147
Ilmu Politik 147


Beban studi maksimal per semester untuk setiap mahasiswa didasarkan pada hasil studi mahasiswa pada semester sebelumnya (khusus untuk semester awal ditetapkan SKS paket maksimal sejumlah 21 SKS, kecuali Jurusan Ilmu Administrasi Negara sejumlah 20 SKS)

Adapun ketentuannya dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

 

Indeks Prestasi Per Semester Beban SKS maksimal
0,00 – 1,99 12 SKS
2,00 – 2,49 15 SKS
2,50 – 2,99 18 SKS
3,00 – 3,49 21 SKS
3,50 – 4,00 24 SKS


D
. Cuti Akademik dan Putus Studi (Drop Out)

1. Cuti Akademik Mahasiswa dan Aktif Kembali

Penundaan kegiatan akademik, cuti akademik atau stop out (SO) adalah status mahasiswa yang berhenti sementara dalam mengikuti program pendidikan. Ketentuan cuti akademik atau SO adalah sebagai berikut:

  1. Cuti akademik diperhitungkan dalam batas waktu penyelesaian studi

  2. Cuti akademik tidak dapat dilakukan oleh mahasiswa semester pertama (terkecuali sakit keras, tugas negara, atau alasan lain yang dianggap pihak sekolah tinggi diperbolehkan cuti. Semua alasan harus diperkuat dengan surat resmi yang dikeluarkan oleh pihak terkait)

  3. Cuti akademik hanya bisa digunakan sebanyak 2 semester selama masa studi baik secara berurutan maupun tidak.

  4. Penetapan cuti akademik atau SO dilakukan melalui SK Ketua STISIPOL Candradimuka Palembang sesuai pengajuan atau permohonan dari mahasiswa yang bersangkutan dengan persetujuan dari Ketua Program Studi

  5. Mahasiswa yang tidak mengurus cuti akademik dan tidak melakukan registrasi pada waktunya dianggap sebagai cuti akademik tidak lapor. Mahasiswa yang pada suatu semester melakukan cuti akademik tidak lapor dikenakan biaya resmi ditambah biaya penalti sebesar biaya cuti resmi sehingga secara total biaya yang dibayar adalah 2 kali biaya cuti resmi

  6. Mahasiswa yang sudah menggunakan cuti akademik dengan jumlah maksimal tidak diperbolehkan mengajukan cuti lagi; jika pembatasan cuti akademik tidak dihiraukan maka mahasiswa yang bersangkutan akan diberhentikan status kemahasiswaannya.

  7. Mahasiswa yang akan aktif kembali setelah mengambil cuti akademik harus melakukan prosedur pengisian KRS dan pembayaran biaya kuliah seperti pada awal semester

2. Putus Studi (dikeluarkan dan Drop Out)

Dikeluarkan artinya mahasiswa putus studi yang masih bisa diterima kembali sebagai mahasiswa pindahan.

Drop Out artinya mahasiswa putus studi yang tidak bisa diterima kembali sebagai mahasiswa.

  1. Non aktif (tidak melakukan pendaftaran ulang/pengisian KRS) selama 4 semester berturut-turut artinya dikeluarkan

  2. Habis masa studinya (maksimal 14 semester, sudah termasuk masa pengambilan cuti) artinya dikeluarkan.

  3. Pada akhir tahun pertama mahasiswa tidak dapat mengumpulkan kredit sebesar 26 SKS artinya Drop out

  4. Pada akhir tahun pertama mengumpulkan sebanyak ≥26 SKS tetapi IPK yang dicapai ≤ 2,00 artinya Drop out

  5. Pada akhir maksimum studi (14 semester), mahasiswa tidak mampu mengumpulkan jumlah SKS sesuai dengan yang disyaratkan, atau telah mengumpulkan SKS sesuai dengan yang disyaratkan akan tetapi mempunyai IPK < 2,00 atau mempunyai nilai E artinya Drop out.

  6. Melakukan tindakan plagiat serta pemalsuan (surat pernyataan, tanda tangan, stempel, atau mengubah data resmi) dalam proses perkuliahan artinya Drop out.

  7. Mahasiswa yang dinyatakan DO tidak dapat diterima kembali untuk menjadi mahasiswa pada program sejenis di STISIPOL Candradimuka Palembang

  8. Terbukti melakukan tindak pidana, asusila dan terlibat kasus narkoba artinya Drop out.

  9. Penetapan DO dilakukan oleh Ketua STISIPOL Candradimuka Palembang setiap akhir tahun akademik atas usulan dari Program Studi

E. Penilaian dan Evaluasi

1. Penilaian Keberhasilan Studi

Penilaian keberhasilan studi dilakukan dengan maksud untuk mengukur pencapaian terhadap tujuan yang telah dirumuskan dalam kurikulum. Penilaian dilakukan melalui penyelenggaraan ujian tertulis ataupun lisan, serta pemberian tugas, ujian praktikum dan sejenisnya. Ujian dilakukan secara objektif dan untuk memperoleh penilaian yang benar, perlu diselenggarakan ujian lebih dari satu kali, berupa kuis, ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS).

Peserta ujian Tengah Semester dan Akhir Semester adalah mahasiswa yang memenuhi kriteria:

  • Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester bersangkutan

  • Memenuhi syarat keuangan (lunas biaya perkuliahan)

  • Tidak sedang terkena sanksi akademis/skorsing

  • Memenuhi syarat kehadiran perkuliahan minimal 75%

2. Pelaksanaan Ujian Semester

    1. Semua kegiatan ujian (kuis, ujian tengah semester, ujian akhir semester) diselenggarakan oleh dosen mata kuliah

    2. Jadwal kuis dan ujian tengah semester disesuaikan dengan jadwal perkuliahan biasa

    3. Jadwal ujian akhir semester ditetapkan oleh pimpinan Sekolah Tinggi

    4. Mahasiswa yang tidak hadir pada waktu ujian semester karena alasan tertentu seperti sakit dapat mengikuti ujian susulan dengan persetujuan Ketua Jurusan/Program Studi

    5. Tata tertib mahasiswa dalam mengikuti ujian:

      • Membawa KPU (Kartu Peserta Ujian) yang berlaku sebagai kartu ujian untuk ditandatangani dosen pengampu mata kuliah/pengawas ujian

      • Apabila tidak mambawa/hilang kartu ujian harus melapor ke Bagian Administrasi Akademik untuk penggantian kartu dan dikenakan sanksi keuangan yang dibayarkan ke Bagian Keuangan

      • Berpakaian rapi, sopan dan memakai sepatu

      • Hadir sesuai waktu ujian terjadwal

      • Masuk ruang ujian dan mengerjakan soal ujian setelah diijinkan pengawas ujian

      • Jika terlambat 30 menit tidak diperkenankan/dianggap tidak mengikuti ujian

      • Mengerjakan ujian pada kertas yang telah disediakan

      • Wajib menandatangani daftar hadir ujian

      • Menggunakan alat tulis pribadi, tidak diperkenankan meminjam saat ujian berlangsung

      • Mematikan alat komunikasi (HP, dll)

      • Segala sesuatu yang tidak jelas selama ujian hanya diperbolehkan ditanyakan kepada pengawas (dosen mata kuliah yang diujikan dan pendamping dosen)

    6. Mahasiswa yang berhalangan pada waktu Ujian berlangsung dapat mengikuti ujian susulan dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Tidak diadakan ujian susulan atau ujian perbaikan di luar jadwal ujian yang telah ditentukan

  • Ujian susulan hanya diperkenankan karena alasan di bawah ini dengan terlebih dahulu mengajukan surat permohonan kepada Bagian Administrasi Akademik yang telah disetujui oleh Ketua Program Studi,

  • Sakit keras/dirawat, syarat: harus menyerahkan surat rawat jalan dan/surat rawat inap asli dari rumah sakit

  • Mengikuti kegiatan untuk kepentingan negara, syarat: harus menyerahkan surat asli penunjukkan diri sebagai wakil dari ketua kontingen/lembaga yang menunjuk

    • Selain persyaratan tersebut, mahasiswa harus membayar biaya ujian susulan yang telah ditentukan

    • Soal ujian susulan berbeda dari soal ujian regular

F. Sistem dan Bobot Penilaian Ujian, Tugas, dan Praktik

Sistem penilaian terhadap ujian, tugas dan praktikum diberikan dalam bentuk nilai angka dalan skala 0 s.d. 100. Pembobotan terhadap nilai ujian, tugas dan praktikum dalam menetapkan nilai akhir ditetapkan oleh dosen penanggungjawab mata kuliah, tergantung pada distribusi dari beban/materi yang diberikan.

Nilai yang sudah masuk ke Sistem Informasi Akademik tidak dapat lagi dirubah, untuk itu setiap dosen harus teliti dalam penghitungan akhir nilai mahasiswa yang diajarnya. Perubahan nilai dapat dirubah selama Kartu Hasil Studi belum tercetak dan harus mendapatkan izin serta persetujuan dari Ketua Program Studi.

Penetapan Nilai Akhir (NA)

Penetapan nilai akhir dilakukan dalam rangka evaluasi terhadap keberhasilan studi mahasiswa. Nilai Akhir (NA) dikelompokkan ke dalam sangat baik, baik, cukup, kurang, dan gagal dan dinyatakan dalam bentuk huruf nilai A,B,C,D, dan E. Bobot dan makna relatif dari hurud nilai tersebut adalah sebagai berikut:

 

Huruf Nilai Bobot Makna Relatif
A 4 Sangat baik
B 3 Baik
C 2 Cukup
D 1 Kurang
E 0 Gagal


G
.Evaluasi Akhir Kegiatan Akademik

Evaluasi akhir kegiatan akademik dilaksanakan dalam rangka menetapkan kelulusan mahasiswa. Rincian prosedur pelaksanaan evaluasi ujian akhir ditetapkan oleh masing-masing Jurusan/Program Studi.

1. Ujian Akhir

  1. Ujian akhir berbentuk ujian skripsi

  2. Ujian akhir dilaksanakan oleh suatu panitia yang diangkat dengan Surat Keputusan Ketua

  3. Tim penguji berjumlah maksimum 5 orang dan minimum 3 orang, diketuai oleh seorang yang ditetapkan dengan SK Ketua. Anggota penguji terdiri dari pembimbing dan dosen penguji lainnya

  4. Anggota penguji adalah dosen yang memenuhi persyaratan

  5. Mahasiswa yang menyusun skripsi diuji secara komprehensif terutama hal-hal yang berhubungan dengan skripsi

  • Syarat mengikuti Ujian Seminar Proposal dan Ujian Skripsi :

  1. Telah mengikuti semua kegiatan akademik (OPDIK, KKN/KKL, Lembaga Bahasa, Lembaga Komputer)

  2. Lulus Seluruh Mata Kuliah

  3. Nilai terkecil minimal “C” untuk mengikuti Ujian Seminar Proposal dan Ujian Skripsi

  4. Berkas Proposal dan Skripsi telah disetujui Pembimbing 1 dan 2

  • Mengulang Ujian

  1. Mahasiswa yang tidak lulus ujian akhir pada kesempatan pertama diberi kesempatan mengulang sepanjang batas waktu belajar maksimum belum terlampaui

  2. Mahasiswa yang tidak lulus ujian akhir pada kesempatan pertama tidak dapat diberikan nilai maksimum dan kepadanya tidak diberikan status Dengan Pujian atau Cum Laude.

2. Yudisium

            • Persyaratan Yudisium

Mahasiswa yang telah mengumpulkan jumlah kredit minimum yang dipersyaratkan dapat dinyatakan lulus/telah menyelesaikan program belajar (yudisium) dengan syarat:

a. Mencapai IPK ≥ 2,00

b. Tidak memiliki nilai E

c. Tidak memiliki nilai D

d. Telah dinyatakan lulus untuk kompetensi lain, yakni ; Sertifikat OPDIK, Sertifikat KKN/KKL, Sertifikat dari lembaga bahasa Inggris dan Sertifikat komputer, yang diterbitkan oleh Lembaga STISIPOL Candradimuka.

e. Lulus ujian akhir dan telah menyelesaikan dengan baik perbaikan tugas akhir sesuai dengan yang ditetapkan oleh Jurusan/Program Studi

f. Surat Keterangan Lulus (SKL) dan Daftar Nilai Sementara dikeluarkan oleh Biro Administrasi Akademik yang masa berlakunya saat mahasiswa dinyatakan lulus (ditunjukkan oleh Surat Yudisium dari prodi) sampai dengan dikeluarkannya Ijazah Sarjana.

            • Predikat Kelulusan

Predikat kelulusan terdiri atas 3 tingkat yaitu memuaskan, sangat memuaskan, dan lulus dengan pujian (cumlaude) yang ditetapkan berdasarkan pada Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang dicapai mahasiswa dengan kriteria sebagai berikut:

a. Memuaskan : IPK 2,00 – 2,75

b. Sangat Memuaskan : IPK 2,76 – 3,50

c. Dengan Pujian (cumlaude) : IPK 3,51 – 4,00 (maksimum satu nilai C), dengan masa studi maksimal 5 tahun

  1. Wisuda

Wisuda adalah suatu kegiatan ceremonial akademik dan merupakan acara rapat terbuka senat STISIPOL Candradimuka Palembang. Wisuda pada dasarnya dilakukan sebagai momentum pengukuhan gelar dan pemberian ijazah kepada semua lulusan program pendidikan yang diselenggarakan oleh STISIPOL Candradimuka Palembang yang wajib diikuti oleh semua lulusan.

Mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti wisuda yaitu mahasiswa yang dinyatakan lulus pada sidang skripsi dan menyelesaikan semua administrasi akademik dan administrasi keuangan

D. Ijazah

Ijazah adalah suatu dokumen akademik sebagai bukti kelulusan mahasiswa dalam menyelesaikan suatu program pendidikan. Ijazah dapat diambil setelah mahasiswa menyelesaikan semua persyaratan akademik dan administrasi keuangan sebagai berikut:

a. Persyaratan Akademik

  1. Telah selesai revisi skripsi

  2. Tidak mempunyai peminjaman buku di perpustakaan STISIPOL Candradimuka Palembang

  3. Telah menyerahkan skripsi ke Perpustakaan STISIPOL Candradimuka Palembang dalam bentuk Hardcopy dan Softcopy

  4. Persyaratan tambahan yang ditentukan oleh masing-masing Jurusan/Program Studi

b. Persyaratan Administrasi Keuangan

    1. Lunas semua biaya kuliah termasuk biaya wisuda dan ijazah.

1. Program Studi Ilmu Komunikasi

Keterangan :
1 Mata Kuliah Wajib 123 SKS
2 Mata Kuliah Pilihan yang ditawarkan 30 SKS
3 Mata Kuliah Pilihan yang harus diambil 24 SKS
4 Jumlah Mata Kuliah yang Harus Lulus (Wajib + Pilihan) 147 SKS
5 Jumlah Mata Kuliah yang ditawarkan seluruhnya 153 SKS


2.
Program Studi Ilmu Administrasi Negara

Keterangan :
1 Mata Kuliah Wajib 123 SKS
2 Mata Kuliah Wajib Peminatan 30 SKS
3 Mata Kuliah Pilihan yang ditawarkan 36 SKS
4 Mata Kuliah Pilihan yang wajib diambil 12 SKS
5 Jumlah Mata Kuliah yang Harus Lulus (Wajib + Pilihan) 147 SKS
6 Jumlah Mata Kuliah yang ditawarkan seluruhnya 189 SKS

MATA KULIAH WAJIB PEMINATAN BERDASARKAN KONSENTRASI

 

Smtr Konsetrasi Kebijakan Publik Konsentrasi Manajemen Publik
IV Formulasi Kebijakan Publik Perencanaan dan engawasan Pembangunan
IV Analisis Kebijakan Publik Kebijakan Publik
V Implementasi Kebijakan Publik Manajemen Strategis Sektor Publik
V Evaluasi Kebijakan Publik Manajemen Risiko
VI Analisis Dampak Kebijakan Publik Manajemen Proyek

3.Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial

Keterangan :
1 Mata Kuliah Wajib 134 SKS
2 Mata Kuliah Pilihan yang ditawarkan 23 SKS
3 Mata Kuliah Pilihan yang harus diambil 13 SKS
4 Jumlah Mata Kuliah yang Harus Lulus (Wajib + Pilihan) 147 SKS
5 Jumlah Mata Kuliah yang ditawarkan seluruhnya 157 SKS


4.
Program Studi Ilmu Politik

MATA KULIAH PRASYARAT

PROGRAM STUDI ILMU POLITIK

Keterangan :
1 Mata Kuliah Wajib 123 SKS
2 Mata Kuliah Pilihan yang ditawarkan 36 SKS
3 Mata Kuliah Pilihan yang harus diambil 24 SKS
4 Jumlah Mata Kuliah yang Harus Lulus (Wajib + Pilihan) 147 SKS
5 Jumlah Mata Kuliah yang ditawarkan seluruhnya 159 SKS
Berlaku Tahun Akademik 2017/2018

 

MATA KULIAH PRASYARAT

PROGRAM STUDI ILMU POLITIK

No MATA KULIAH YANG HARUS LULUS MATA KULIAH YANG AKAN DIAMBIL
1 Pengantar Ilmu Politik Sistem Politik Indonesia
2 Pengantar Ilmu Ekonomi Perekonomian Indonesia
3 Perekonomian Indonesia Ekonomi Politik
4 Pengantar Sosiologi Sosiologi Politik
5 Pengantar Antropologi Antropologi Politik
6 Pengantar Ilmu Hukum Sistem Hukum Indonesia
7 Pengantar Ilmu Pemerintahan Sistem Pemerintahan Daerah
8 Pengantar Statistik Metodo Penelitian Kuantitatif
9 Metode Penelitian Kuantitatif Metode Penelitian Kualitatif
10 Metode Penelitian Kualitatif Metode Penelitian Ilmu Politik
11 Metodologi Ilmu Politik Seminar Masalah Politik
12 Organisasi Manejemen Pemerintahan Prilaku Organisasi


File Prodi Ilmu Politik 2017